Kisah seorang wanita yang mencintai seseorang dan menyimpan perasaan itu dalam
waktu yang cukup lama. Dia terlalu malu dan terlalu takut untuk mengakui dan
menunjukkan. Dia berdoa dan berharap bisa punya kesempatan bersama dengan pria
itu.
Ajaib,doa dan harapannya itu terkabul.. waktu dan elemen-elemen lainnya
bekerjasama memberinya ruang untuk bisa banyak menikmati waktu bersama..
Dengan segala daya upaya, wanita itu mulai berusaha untuk menunjukkan cinta
melalui sikap dan tindakannya. Namun, tidak pernah berani untuk menyatakan
secara langsung meski dalam waktu yang lama mereka telah bersama..
ohh,,tunggu dulu. Dia pernah menyampaikan persaannya stelah sekian lama berjuang mengumpulkan tenaga dn keberanian. tp saat itu waktu dn keadaan sepertinya tidak berpihak kepadanya hingga tidak menyatukan mereka. ia merasakan kesesakan dan kesedihan seakan dihukum oleh sang alam.
ohh,,tunggu dulu. Dia pernah menyampaikan persaannya stelah sekian lama berjuang mengumpulkan tenaga dn keberanian. tp saat itu waktu dn keadaan sepertinya tidak berpihak kepadanya hingga tidak menyatukan mereka. ia merasakan kesesakan dan kesedihan seakan dihukum oleh sang alam.
Dia selalu berharap pria itu tahu dari sikap dan tindakan yang
ditunjukkannya. Hingga tiba saatnya waktu itu pun berlalu. dan sekarang dia
sendiri, dia kesepian dan sangat merindukan pria yang dicintainya itu..
Saat memandang mu, jantung ku berdebar
Pikiran ku dipenuhi akan hadirnya dirimu
kamu memberi warna warni di setiap hari-hari ku
dan mengispirasi ku untuk menjadi lebih baik
Dalam diam dan sembunyi ku selalu memperhatikan mu
menunggu dan mencari mu..
Kamu sangat mempesona hati ku
tapi aku terlalu takut dan malu untuk menunjukkan
Hingga tak mungkin ku terus diam dan bersembunyi
Aku mencoba melangkah dan menunjukkan
Bahwa kamu seseorang yang penting bagi ku
ntah sebuah kebetulan,akhirnya aku punya banyak kesempatan melewati
hari-hari bersama mu
Pandangan mata mu memancarkan secercah harapan bagi ku
Namun, perlahan kamu mulai jauh
satu per satu waktu ku bersama mu berlalu
aku merasa sepi, aku ingin melihat pancaran harapan
itu lagi
Aku bermimpi bisa kembali melihat mu
Aku bermimpi bisa kembali bersama mu
Canda tawa mu menghapus penat ku
memperhatikan mu membuat ku bahagia
Aku bermimpi bisa mendampingi mu hingga akhir hayat
Ku selalu berdoa dan berharap kepada Tuhan
Ku rindu mimpi ini jadi nyata
Veronica Ida






Tidak ada komentar:
Posting Komentar