Selasa, 30 Agustus 2016

"Catatan Masa Remaja"


Berbalik, mata memandang ke belakang..
rajutan cerita masa remaja menghampiri
terdiam ku sejenak,,
termenung, ku berimajinasi..

kata orang dewasa masa itu masa masih labil,
masa kenakalan muncul dan lain sebagainya

tapi, apakah mereka pernah tahu masa itu masa yang berharga buat ku?
Apakah mereka  pernah tahu rasa senang dan rasa sakit yang kurasakan di saat itu?
Apakah mereka mengerti dengan apa yang ku cari saat itu?
mereka cuma bilang; tidak boleh ini, tidak boleh itu..
kamu harus seperti ini, kamu harus seperti itu..

bersama teman-teman remaja ku
setiap karya, setiap perasaan,, tak pernah disepelekan
hal kecil pun selalu dihargai dan dimengerti..
bebas ku cerita tentang diri ku
tanpa ada yang menghakimi dan menggurui
bebas ku bermimpi dan menceritakan setiap harapan
tanpa ada yang menertawakan dan menyepelekan

bebas ku berekspresi,,
tertawa lepas,,
berlari,,
bernyanyi,,
melompat,,
menari,,
teriak,,
menangis,,

air mata yang berderai tidak dianggap aneh
tapi disambut dengan rangkulan sahabat-sahabat
perasaan sayang dengan seseorang tidak dianggap kebodohan
tapi dihargai sebagai sebuah anugrah..
dan ketika kerikil-kerikil tajam mengoreskan luka
mereka membalut dengan kasih yang penuh pengertian

aku tidak meminta kembali kemasa itu
karena usia yang bertamabah adalah anugrah
aku tidak meminta sahabat remaja ku kembali
karena kini mereka sudah menjadi dewasa
dan punya cerita hidup masing-masing
jalan yang harus ditempuh masing-masing

aku hanya berpikir bisa kah aku mengalami masa seperti itu
dengan sahabat yang ku temui dimasa sekarang dn dimasa depan?
Aku hanya berpikir; benarkah masa remaja itu sesuatu yang aneh?

Atau justru ada hal yang orang dewasa perlu belajar dari masa itu..

by: Veronica Ida
31 agustus 2016

Jumat, 12 Agustus 2016

Temukan Permata Indah dalam Kekelaman Pengalaman Hidup mu

Banyak orang yang menyesali pengalaman-pengalaman hidupnya. Banyak orang yang menyimpan rapat-rapat luka dan gelapnya pengalaman hidupnya dan berusaha menyangkalinya. Permata yang indah akhirnya terkubur dalam kegelapan dan kekelaman.

Untuk membantu pemahaman kita akan apa itu yang disebut luka, saya mengutip apa yang ditulis oleh Henri J.M.Nouwen dalam bukunya yang berjudul “Yang Terluka Yang Menyembuhkan”;

Apakah luka-luka kita? luka-luka itu sudah sering dibicarakan dengan bermam-macam istilah. Kata-kata seperti “pengasingan”, “dibuang”, “dikucilkan” dan “kesepian” sering digunakan untuk memberi nama kepada keadaan kita yang terluka.

Dan luka itu juga sering dibicarakan dengan mengunakan kata “kepahitan”. Seorang remaja yang sudah mengenal Tuhan, aktif dalam pelayanan, oleh teman-teman dan orang disekitarnya dikenal sebagai seorang yang saleh. Namun, dalam hati remaja tersebut ada semacam lorong gelap yang tidak diketahui oleh orang-orang disekitarnya. Pada saat tertentu lorong gelap itu berhasil membuat hidupnya seakan gelap dan tiada harapan. Kepahitan dan kesepian, dialaminya.

Hingga suatu ketika remaja tersebut mengungkapkan apa yang selama ini dirasakan dan apa yang pernah dia alami kepada Bapanya dan bukan hanya itu, ia juga menceritakannya kepada seseorang yang dapat dipercaya. Pembebasan, itulah yang dia dapat. Bayang-bayang gelap yang kadang semakin pekat menyelimuti khususnya disaat mengalami masalah pun berlalu. Dia memilih untuk berdamai akan hidupnya. Dia memilih untuk memandang kepada Yesus, Sang Penyembuh sejati yang sudah lama menawarkan augerah pemulihan kepadanya.

Dan inilah kenyataannya-tidak ada wanita/pria yang dapat memuaskan keinginan kita untuk dibebaskan. Kita perlu bertemu dengan Sang Penyembuh yang sejati, Yesus Kristus. Tubuh Yesus yang hancur menjadi jalan penyembuhan, pembebasan dan kehidupan baru.

Luka dan juga pengalaman paling memalukan dapat menjadi anugerah yang berharga bagi hidup seseorang. Karena mereka yang terluka dan mereka yang pernah berada dalam lorong kegelapan, yang sudah dipulihkan dan diterangi oleh Sang Penyembuh juga Sang Penerang dapat menjadi penyembuh dan penerang bagi sesamanya. Luka seseorang dapat dipakai oleh Tuhan sebagai api yang membentuk dan memurnikannya hingga menjadi seperti emas yang murni. Menyakitkan tapi, akan menghasilkan keindahan. Itulah orang yang terluka, yang tetap dalam dekapan Bapa dan yang dipulihkan oleh Sang Penyembuh yang sejati. kepahitan dan kesepian penuh dengan janji kalau kita dapat melihat nilai kepedihannya yang terasa manis. Seorang yang terluka, dapat menjadi pemimpin yang menginspirasi dan memberi pengaruh bagi orang lain. Kita tidak perlu takut kepada kenang-kenangan buruk. Dalam buku seri tokoh terbesar“Yusuf”menuliskan;

Tidak ada proses yang tergesa-gesa dalam mencari dan membentuk emas. Proses pencarian, pemprosesan, pemurnian dan pembentukan emas adalah proses yang panjang dan menyakitkan. Dalam pembentukan anak Allah, penderitaan adalah emas, dan Allah adalah yang menentukan berapa lama proses itu berlangsung. Ia sendirilah yang menjadi Pemurninya.

Tuhan telah berjanji kepada ayub; jika prosesnya telah selesai, kamu akan muncul sebagai emas. Kemudian, kamu akan siap untuk melayani Ku kemana pun tempat yang Ku pilih. Kemudian, kamu akan mampu untuk menangani kenaikan posisi seperti apapun yang akan kau hadapi.

Anda ingat dengan kisah Yusuf? Yusuf lulus dari ujian dengan nilai yang baik. Yusuf adalah seorang yang menjalani kehidupanya secara terus menerus- dengan perspektif ilahi. Seperti Yusuf, anda perlu memandang hidup anda dengan perspektif Allah. Berikan pengampunan bagi mereka yang pernah menghina dan menumbuhkan kemarahan dalam hidup anda. Anda sudah diampuni, anda sudah dimerdekakan melalui karya Yesus dikayu salib. Anda tidak pantas hidup dalam kemarahan dan tekanan yang menyiksa itu lagi.

Hal-hal luar biasa terjadi kepada orang-orang besar,,
Si jahat mereka-rekakan yang jahat tentang mu tapi, Allah merancangkannya untuk kebaikan 
Saat kamu memandang apa yang pernah terjadi tanpa kacamata Allah maka kamu semkin lemah
Si jahat mempengaruhi pikiran mu dan dia akan terus berkata “kamu lemah dan pantas untuk tidak bangkit”

Namun, Bapa selalu berbisik dengan lembut; “bangkitlah anak Ku, aku akan menggunakannya untuk
menunjukkan hal-hal besar bagi dunia ini dan mereka akan melihat bahwa akulah Allah Mu”
Si jahat masih terus bekerja mencari mangsanya, maka kamu harus waspada dan kuat dengan
terus berada di dekat Ku dan berpegang teguh pada firman Ku..

jangan ragukan kualitas diri mu dan jangan hapus diri mu yang sebenarnya
karena Akulah yang telah menemukan mu dan menjadikan mu alat  tuk membawa orang lain kepada Ku
Suatu saat nanti akan tiba waktunya pekerjaan si jahat akan dihancurkan..
 Terang itu telah bersinar,, kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha Tinggi.

by : Veronika Ida
date : 05 agst 2014



Senin, 01 Agustus 2016

*tulisan kisah kenangan, masa ini dan harapan di hari esok*

secoret kenangan membuat kisah itu jadi istimewa
dan membuat ku bertahan untuk terus berjuang
untuk sebuah impian akan coretan indah dimasa depan
Dan aku rindu nama mu ada dalam coretan indah itu
meski kini masih rahasia Illahi hingga waktu memberi ruang ’tuk kehadiran mu
di lembaran coretan indah hidup ku ..

dalam relung hati ku bertanya;
apakah nanti nama itu tidak akan terhapus oleh penghapus waktu???
Nama itu tak akan lekang oleh waktu..
Waktu tidak akan mampu menghapusnya,
sekalipun mampu dia tidak akan kuasa melakukannya karna keindahan kisah itu

Kisah itu mejadi sebuah cerita dalam coretan indah,,
cerita yang mampu membuat mata ku memancarkan 
sinar keanggunan, ketulusan dan perjuangan,,
cerita yang mampu memberi makna buat hidup ku dan buat hidup banyak orang..

Nama itu akan berakar kuat seperti pohon yang tidak akan roboh oleh badai :
Bahkan sekalipun pohon roboh oleh badai,,
nama itu tetap kokoh dalam hati yang lembut..
terkadang dalam coretan hadir butiran-butiran kisah dari orang lain,
tapi butiran itu tidak akan mengubah garis kisah yang sesungguhnya

Aku sadar bahwa kenangan tidak bisa dicoret, dihapus atau dihilangkan
Karena kenangan adalah bagian dari hidup,,
yang membuat lukisan perjalanan cerita hidup kita menjadi lengkap.. 

biarlah kenangan itu menjadi sejarah yang membuat kita
mengerti untuk melangkah dihari ini dan di hari esok..

kita gariskan tinta yang terindah 
didalam hidup sekarang dan esok dimasa depan..


ini puisi yang tercipta dari komen-komen di sebuah status facebook, Dan penulis yang berkontribusi dalam terciptanya puisi ini yaitu : dk Samuel, dk Lien,Bg Altur,Rebeca dan saya sendiri.. (tapi,,aku edit beberapa bagian ya kawan2 supaya lebih cocok menjadi sebuah puisi dengan satu kesatuan yang utuh..hehehe).. trimkasih untuk karya kita bersama..