Minggu, 31 Juli 2016

"Benarkah kamu baik-baik saja..."

Ketika mengalami masa-masa sulit dalam hidup,kita mungkin pernah sampai dalam titik yang begitu amat berat. Rasanya, bernafas pun seperti menyakitkan bagi kita. Ketika mengalami masa-masa yang sangat berat tersebut, sering sekali orang akan menasehati kita dengan mengatakan; “kamu harus kuat”. Sebenarnya kita pun mungkin sudah tahu bahkan sangat tahu dengan itu tapi, kita seperti tidak punya daya untuk bisa kuat.

Sebagian orang berkata; “Ya,sudahlah, mungkin inilah yang terbaik atau percayalah didepan pasti ada yang lebih baik jadi tidak usah lagi memikirkan itu, tidak usah lagi berharap akan itu, tidak usah lagi bersedih karena itu, kamu harus mengiklaskan,melupakan atau yang lainnya”. Tapi dalam masa yang sangat berat untuk kita hadapi, tidaklah semudah itu untuk melakukannya bahkan rasanya tidak mampu.

Dalam tahap kesulitan tertentu saya bisa mengatakan dan melakukan itu. Tapi ketika berada dalam kesulitan yang saya tidak sanggup mengatakan dan melakukannya bahkan saya benci mendengarkan itu, saya akhirnya merenungkan hal ini; mengapa kita harus membohongi hati kita? Kalau saat itu hati kita benar-benar hancur, mengapa kita harus bilang kita baik-baik saja?  Kalau saat itu kita benar-benar lemah dan tidak berdaya menerima apa yang kita alami, mengapa kita harus bilang bahwa kita kuat? Kalau saat itu kita merasa sangat berat, mengapa kita harus bilang bahwa semua terasa ringan? dll

Dari sini saya belajar bahwa jujur dengan diri sendiri terkadang membuat kita terlihat begitu lemah dan seakan kurang dewasa. Tapi itu lebih baik daripada harus pura-pura dan berbohong, lagi pula kepura-puraan dan kebohongan bukanlah ciri kedewasaan. Kalau dengan perasaan kita pun kita tidak bisa jujur bagaimana kita akan jujur kepada orang lain.  

Kalau manusia mengatakan, Tuhan akan sedih kalau kamu seperti ini  atau kalau kamu tidak bisa kuat. Saya pikir Tuhan akan lebih sedih, kalau saya membohongi hati saya. Dia pasti tahu semuanya dan saya yakin Dia pasti inginkan kejujuran bukan kepura-puraan dan kebohongan. Tuhan mungkin sedih melihat kondisi kita dalam masa yang amat berat tersebut tapi, dalam kesedihan itu Dia akan merangkul kita dan perlahan memberi kekuatan dan harapan.

Jadi yang penting kita menyerahkan kepada Tuhan dan jujur pada diri sendiri. Dan kita tidak mengambil keputusan atau langkah yang salah dalam masa seperti itu. Paling tidak kita bertahan dan trus berjuang untuk melangkah meski dengan derai air mata dan rasa sesak. Punya harapan yang kelihatannya mustahil lebih baik daripada memaksakan sesuatu yang realistis tapi bertentangan dengan hati kecil kita.

Saya jadi mengingat kembali, masa-masa ketika sekolah dan kulia. Jurusan saya dikulia adalah pendidikan pancasila dan kewarganegaraan yang banyak membahas tentang moral, bangsa, negara, politik dan hukum. Jujur adalah salah satu topik yang menjadi penekanan karena dilihat sangat penting dalam semua aspek tersebut. Salah satu mimpi saya dulu waktu memulai pendidikan di Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan prodi PKn adalah menghasilkan generasi yang bagus tidak hanya dari segi intelektual tapi juga karakter. Salah satunya karakter kejujuran. Mimpi ini sedikit banyak muncul karena pengaruh didikan guru PKn saya waktu SMK. Dari pelajaran-pelajaran yang diajarkan saya belajar bahwa kejujuran salah satu faktor penentu kemajuan suatu bangsa dan negara.

Kita punya tugas untuk memperbaiki dunia, menularkan dan menciptakan sesuatu yang positif. Salah satu caranya adalah dengan mengungkapkan kebenaran dengan jujur.  Jadi, Jika kamu tidak bisa jujur pada diri sendiri bagaimana kamu akan jujur pada orang lain. Jika kamu tidak bisa jujur dengan diri mu sendiri bagaimana kamu akan bisa menyatakan kebenaran dengan jujur kepada dunia. Kebohongan atau ketidakjujuran, tidaklah menyenangkan bagi diri sendiri maupun bagi Tuhan.


Mengapa saya harus membohongi hati saya? Kalau saat itu hati saya benar-benar hancur, mengapa saya harus bilang saya baik-baik saja? bukankah kejujuran yang Tuhan inginkan dan bukanlah kepura-puraan ataupun kebohongan? dan disaat seperti itulah Dia akan merangkul, perlahan memberi kekuatan dan harapan..

Jika kamu tidak bisa jujur pada diri sendiri bagaimana kamu akan jujur pada orang lain..
Jika kamu tidak bisa jujur dengan diri mu sendiri, bagaimana kamu akan bisa menyatakan
kebenaran dengan jujur kepada dunia..


by;veronica ida
31 juli 2016

Selasa, 26 Juli 2016

*Sebuah Keajaiban*

Ketika mimpi yang lama dihapus dari catatan yang mengoreskan kisah itu..
Terkadang ketakutan menghalangi tuk memulai mimpi yang baru..
Saat hati berbisik dalam keheningan,, 
saat jiwa tetap teguh berkelana menempuh perjalanan yang belum mencapai titik akhir..
Semangat dan harapan mulia itu takkan surut..


Menantikan sebuah keajaiban yang melukiskan masa depan,,
Dan ku yakin pastikan jadi kenyataan..

Meski kini awan menutupi cahya fajar hingga membuat mendung melingkupi ku..
Meski kini derasnya hujan menyapu air mata ku..

Disini aku tetap berdiri,berjuang tuk mengoreskan sebuah keindahan hidup,,
yang akan terus terpancar menjadi sinar dalam kegelapan.. 
Yang akan terus memancarkan warna warni dlm kekelaman..



By:Ida V

27 september 2015

"You are a Princess.. "

Seorang putri bebas menjadi dirinya sendiri
Tidak bergantung pada apa pandangan orang lain
Seorang putri tidak mudah menyerah meski ia pernah gagal
Kegagalan tidak menjadi musuh yang bisa mengalahkannya
Seorang putri memperjuangkan apa yang dia lihat baik dan benar
Dia tidak diam karena rasa takut yang menghalanginya

Seorang putri punya keyakinan untuk melangkah
Dia tidak bersembunyi dibalik keragu-raguan
Seorang putri mengenal sinar dalam dirinya
Dan dia memancarkan sinar itu tepat seperti seharusnya

Putri sejati tidak ditentukan oleh mahkota yang trbuat dari benda
Tdk ditentukan oleh kmegahan istana dg harta yang berlimpah
Tapi karakter dn potensi yg dibangun dg ksungguhan dn ketulusan
Keindahannya terpancar dari dalam dirinya 
Bukan dari apa yang diluar dirinya
Dn keindahan itu membuat apa yang diluar dirinya menjadi indah

Seorang putri menghargai apa adanya dirinya
Dan menghargai apa adanya diri orang lain

Disaat keadaan krisis,disaat kenyamanan hilang
Tidak ada tempat tuk berpijak, Tidak ada sesuatu untuk berpegang
Keyakinan dari hati sang putri
Akan membuatnya tetap menjadi seorang putri
Yang tidak mudah menyerah

Ia selalu punya harapan dan tetap berjuang tuk setiap harapan itu
Dia sadar, sebagai putri,hidupnya menentukan nasib banyak orang
Maka dia akan trus berjuang tuk meraih mimpi-mimpinya 
dan berjuang tuk kehidupan orang banyak



by : Veronika Ida
#24maret2016

Kamis, 21 Juli 2016

cerita tentang cinta


Kisah seorang wanita yang mencintai seseorang dan menyimpan perasaan itu dalam waktu yang cukup lama. Dia terlalu malu dan terlalu takut untuk mengakui dan menunjukkan. Dia berdoa dan berharap bisa punya kesempatan bersama dengan pria itu. 

Ajaib,doa dan harapannya itu terkabul.. waktu dan elemen-elemen lainnya bekerjasama memberinya ruang untuk bisa banyak menikmati waktu bersama..

Dengan segala daya upaya, wanita itu mulai berusaha untuk menunjukkan cinta melalui sikap dan tindakannya. Namun, tidak pernah berani untuk menyatakan secara langsung meski dalam waktu yang lama mereka telah bersama..

 ohh,,tunggu dulu. Dia pernah menyampaikan persaannya stelah sekian lama berjuang mengumpulkan tenaga dn keberanian. tp saat itu waktu dn keadaan sepertinya tidak berpihak kepadanya hingga tidak menyatukan mereka. ia merasakan kesesakan dan kesedihan seakan dihukum oleh sang alam.

Dia selalu berharap pria itu tahu dari sikap dan tindakan yang ditunjukkannya. Hingga tiba saatnya waktu itu pun berlalu. dan sekarang dia sendiri, dia kesepian dan sangat merindukan pria yang dicintainya itu..



Saat memandang mu, jantung ku berdebar
Pikiran ku dipenuhi akan hadirnya dirimu
kamu memberi warna warni di setiap hari-hari ku
dan mengispirasi ku untuk menjadi lebih baik


Dalam diam dan sembunyi ku selalu memperhatikan mu
menunggu dan mencari mu..
Kamu sangat mempesona hati ku
tapi aku terlalu takut dan malu untuk menunjukkan


Hingga tak mungkin ku terus diam dan bersembunyi
Aku mencoba melangkah dan menunjukkan
Bahwa kamu seseorang yang penting bagi ku
ntah sebuah kebetulan,akhirnya aku punya banyak kesempatan melewati hari-hari bersama mu
Pandangan mata mu memancarkan secercah harapan bagi ku


Namun, perlahan kamu mulai jauh
satu per satu waktu ku bersama mu berlalu
aku merasa sepi, aku ingin melihat pancaran harapan itu lagi

Aku bermimpi bisa kembali melihat mu
Aku bermimpi bisa kembali bersama mu
Canda tawa mu menghapus penat ku
memperhatikan mu membuat ku bahagia



Aku bermimpi bisa mendampingi mu hingga akhir hayat
Ku selalu berdoa dan berharap kepada Tuhan
Ku rindu mimpi ini jadi nyata


 Veronica Ida